Begijnhof Amsterdam

148 Pandangan

Begijnhof Amsterdam

Begijnhof (Beguinage) merupakan salah satu tempat menakjubkan di Amsterdam. Baca selengkapnya untuk mengetahui bagaimana dan kapan Anda dapat mengunjungi tempat bergaya abad pertengahan ini.

Baca Selengkapnya

Salah satu tempat menakjubkan di pusat kota Amsterdam dapat ditemukan di balik gerbang Spuiplein. Gerbang ini menuju Begijnhof (Beguinage), halaman dalam bergaya abad pertengahan yang menjadi tempat tinggal para wanita dari persaudaraan Katolik.

  • Temukan salah satu rumah tertua di Amsterdam.
  • Kunjungi kapel khusus yang tersembunyi di balik fasad bangunan ini.
  • Perlu diketahui bahwa rumah ini merupakan milik pribadi dan pengunjung harus mematuhi sejumlah peraturan.

Sejarah singkat Begijnhof

Tidak jelas kapan tepatnya, namun Beuinage dibangun sekitar abad ke-14 sebagai rumah Begijnen. Para wanita tersebut tinggal layaknya biarawati, namun lebih mandiri dan memiliki kebebasan lebih besar. Agama Katolik dilarang pada abad ke-16. Begijnhof menjadi satu-satunya institusi Katolik yang terus ada karena perumahannya merupakan milik pribadi para wanita tersebut. Meskipun pada akhirnya mereka menyerahkan kapelnya. Bangunan baru yang disebut “gereja tersembunyi” ini dibangun di balik fasad beberapa rumah, dan Anda masih dapat mengunjunginya hingga hari ini.

Cornelia Arens adalah salah satu Beguine terkenal yang tinggal di sana. Ia ingin dimakamkan bukan di gereja, melainkan di selokan. Meskipun bertentangan dengan keinginannya, ia dimakamkan di gereja. Keesokan paginya, peti matinya tidak lagi berada di gereja melainkan di selokan, seperti permintaannya. Kejadian ini berulang beberapa kali hingga akhirnya diputuskan untuk benar-benar memakamkannya di selokan. 

Beguine terakhir meninggal dunia pada tahun 1971. Perumahan di samping halaman masih menjadi tempat tinggal, namun tidak ada lagi Beguine yang tinggal di sana.

Houten Huys

Saat berjalan memasuki Begijnhof, Anda akan melihat Houten Huys (rumah kayu) di sisi kanan yang dibangun tahun 1528, yang merupakan salah satu dari dua rumah kayu yang tersisa di Amsterdam. Pada awalnya semua rumah di Amsterdam terbuat dari kayu, namun pada suatu masa, bata menjadi bahan bangunan wajib karena rentannya terhadap risiko kebakaran. Rumah tersebut masih menjadi tempat tinggal hingga saat ini.  

Bagaimana cara menemukan Begijnhof?

Begijnhof berlokasi di pusat kota Amsterdam. Cara termudah untuk mengunjunginya adalah melalui Spuiplein. Anda akan melihat barisan rumah putih dan di antaranya terdapat rumah cokelat. Di sini Anda akan menemukan gerbang menuju Begijnhof.  

Peraturan dan jam operasional

Begijnhof buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.00. Anda juga dapat mengunjungi kapel selama jam operasional. Di Begijnhof, Anda dapat melewati jalur khusus turis. Jalur lainnya ditutup dengan pagar kecil. Para penghuninya tidak ingin rumah mereka difoto.  

Sekitar Begijnhof

Setelah mengunjungi Begijnhof, Anda dapat berjalan kaki ke Museum Amsterdam. Di museum ini, Anda akan belajar banyak tentang sejarah Amsterdam. Di sekitarnya terdapat Alun-Alun Dam untuk mengunjungi Madam Tussauds dan Ripley’s Believe it or Not.

Hotel di dekat Begijnhof

Anda dapat menghabiskan waktu di hotel cantik yang berlokasi di pusat sejarah kota Amsterdam. Hotel terdekat, W Amsterdam memiliki kolam renang atap dan kamar berdesain interior modern dan trendi.  Anda lebih menyukai hotel klasik? Hotel Estherea sangat direkomendasikan oleh pengunjung yang mengulasnya dengan nilai 9,1.

Ketahui apa saja yang ada di sekitar
Google map
Address: 
Nieuwezijds Voorburgwal 373
1012RM Amsterdam

Jelajahi Belanda

Belanda dipenuhi dengan ikon-ikon yang terkenal di dunia.

Baca Selengkapnya