Distrik Lampu Merah di Amsterdam

1409 Pandangan

Distrik Lampu Merah di Amsterdam

Kunjungi distrik di Amsterdam: prostitusi di balik jendela. Kota ini memiliki bangunan bersejarah.

Baca Selengkapnya

Ini mungkin distrik di Amsterdam yang paling populer di kalangan wisatawan:  'De Wallen' disebut juga 'De Rosse Buurt' atau Distrik Lampu Merah. Area di sekitar Oudezijds Achterburgwal kurang lebih ditujukan untuk hiburan orang dewasa. Sulit membayangkan bahwa Anda tidak dapat menemukan apa pun yang berkaitan dengan topik ini di sini.

  • Kunjungi Prostitutie Museum ( Museum Prostitusi) dan temukan informasi selengkapnya tentang profesi tertua di dunia.
  • Anda juga dapat melihat sejumlah bangunan bersejarah yang luar biasa dan mengagumkan di distrik ini.
  • Jalan-jalan di sini aman, namun ada tata tertib yang harus diperhatikan.

Sejarah singkat Distrik Lampu Merah

Prostitusi di Amsterdam hampir setua kota ini sendiri. Pada permulaan abad ke-15 dan mungkin lebih awal lagi, prostitusi pertama kali hadir dengan tujuan untuk mencari nafkah di pelabuhan Amsterdam. Distrik Lampu Merah masih berlokasi di bagian tertua kota ini. Para wanita awalnya melakukan transaksi di jalan-jalan. Di tahun 1960-an, polisi menetapkan transaksi ini sebagai tindakan ilegal bila dilakukan di jalan. Duduk di balik jendela masih dapat diterima jika tirai nyaris ditutup. Dengan lampu berwarna merah yang menyala dari celah bangunan, para pria jelas memahami bahwa mereka dapat berkunjung untuk mencari layanan prostitusi. Sekarang, tirai boleh dibuka, namun lampu merah tetap digunakan. Dengan demikian, waktu berkunjung terbaik adalah saat malam hari. Distrik Lampu Merah akan beroperasi dan memperlihatkan asal-usul namanya.

Aktivitas lain di Distrik Lampu Merah

Di Distrik Lampu Merah, Anda tidak hanya dapat melihat prostitusi. Kunjungi Museum Prostitusi untuk mengetahui tentang profesi ini. Telusuri sejarahnya dan coba berdiri di balik jendela. Anda boleh mengambil foto, namun jangan terima pelanggan.

Ingin tahu penggunaan ganja? Kunjungi Cannabis College. Cari tahu cara memakai ganja dengan aman. Kunjungi juga taman untuk melihat pertumbuhan berbagai tanaman.

Bangunan bersejarah

Jika Anda menyukai bangunan bersejarah, kunjungi Distrik Lampu Merah di Amsterdam. Tempat tinggal tertua berlokasi di Warmoesstraat No. 90. Fasadnya berasal dari abad ke-18, namun struktur di belakang fasad jauh lebih tua. Tempat tinggal ini mungkin didirikan pada tahun 1485.

Titik fokus lainnya adalah Oude Kerk (Gereja Tua), salah satu gereja tertua di Amsterdam. Anda dapat menaiki menara gereja di akhir pekan dengan tur berpemandu.

Tempat menarik lainnya adalah Trompettersteeg, jalanan tersempit di Amsterdam. Anda bahkan tidak bisa berjalan berdampingan! Jika berpapasan dengan orang lain, Anda harus merapat ke tembok.

Tata tertib di Distrik Lampu Merah

Berjalan di Distrik Lampu Merah aman. Banyak polisi berpatroli. Namun, seperti di keramaian kota besar lainnya, ada pencopet. Jaga barang pribadi Anda.

Mengambil foto wanita yang sedang bekerja di sini tidak disarankan. Kami sangat menentangnya.

Jika pedagang menawarkan sepeda atau obat-obatan, lebih baik Anda menolaknya. Benda semacam itu biasanya selalu ilegal atau hasil curian. Jika tertangkap, polisi akan mengenakan denda tinggi kepada penjual dan pembeli.

Patuhi aturan ini untuk menikmati suasana distrik yang tidak akan Anda temukan di mana pun di dunia ini.

Ketahui apa saja yang ada di sekitar
Google map

Jelajahi Belanda

Belanda dipenuhi dengan ikon-ikon yang terkenal di dunia.

Baca Selengkapnya