Pangeran Claus (1926-2002)

236 Pandangan

Pangeran Claus (1926-2002)

Claus van Amsberg lahir pada tanggal 6 September 1926 dari pasangan Claus-Felix von Amsberg dan Gösta von dem Bussche-Haddenhausen di pemukiman Jerman Dötzingen. Setelah pernikahannya dengan Putri Beatrix, Beliau diberi gelar Pangeran Claus, Prince of the Netherlands and Esquire of Amsberg.

Baca Selengkapnya

Claus van Amsberg lahir pada tanggal 6 September 1926 dari pasangan Claus-Felix von Amsberg dan Gösta von dem Bussche-Haddenhausen di pemukiman Jerman Dötzingen. Setelah pernikahannya dengan Putri Beatrix, Beliau diberi gelar Pangeran Claus, Prince of the Netherlands and Esquire of Amsberg.

Kehidupan Pangeran Claus

Pangeran Claus menyelesaikan pendidikan menengah pada tahun 1944, dimana tidak lama setelahnya, Beliau mendapat panggilan untuk melaksanakan tugas militer. Setelah tiga bulan pelatihan tank Panzer di Denmark, Beliau dikirim ke Italia. Pangeran tidak pernah mengambil bagian dalam pertempuran apapun. Pada tahun 1945, beliau ditangkap sebagai tawanan perang oleh Amerika dan dimanfaatkan sebagai supir dan penerjemah. Di tahun yang sama, Beliau dibebaskan dan kemudian menetap di Hitzacker.
Pangeran Claus harus mendapatkan ijazah sekolah menengahnya kembali pada tahun 1947, karena ijazah yang Ia dapatkan pada masa perang tidak diakui. Beliau kemudian mengambil jurusan hukum di University of Hamburg. Sejak tahun 1957, Beliau bergabung dalam West German Ministry of Foreign Affairs, dan menjadi diplomat.

Pada Malam Tahun Baru 1962, Claus van Amsberg berkenalan dengan Putri Beatrix. Setelah melewati beberapa kali pertemuan, pertunangan mereka diumumkan pada tanggal 28 Juni 1965. Hal ini tidak berlangsung tanpa adanya halangan, karena baru 20 tahun berlalu sejak perang, dan kewarganegaraan Jerman sang Pangeran masih merupakan topik yang sensitif di Belanda. Mereka menikah pada tanggal 10 Maret 1966 di balai kota Amsterdam. Setelah pernikahan, pasangan ini pindah ke Drakensteyn Castle dan memiliki tiga orang putra: Willem-Alexander (lahir pada tahun 1967), Friso (lahir pada tahun 1968) dan Constantijn (lahir pada tahun 1969).

Pada awal tahun sembilan puluhan, Pangeran Claus didiagnosa dengan penyakit Parkinson. Sejak saat itu, kesehatannya perlahan-lahan mulai menurun. Setelah Beliau dirawat karena penyakit kanker prostat pada tahun 1998, jangka waktu kambuhnya penyakit Beliau menjadi semakin sering. Pada tanggal 6 Oktober 2002, Pangeran Claus wafat. Seminggu kemudian, Pangeran Claus of the Netherlands dikebumikan di makam Keluarga Kerajaan di Nieuwe Kerk di Delft.

Pekerjaan Pangeran Claus

Sepanjang hidupnya, Pangeran Claus memegang berbagai jabatan, termasuk di bank sentral Belanda, De Nederlandsche Bank, di perusahaan telekomunikasi Koninklijke PTT Nederland, dan Kementrian Transportasi Belanda, serta Pekerjaan Umum dan Pengelolaan Air. Beliau memberikan perhatian khusus kepada kerjasama pembangunan. Selain itu, beliau memiliki minat yang luas, termasuk dalam pelestarian bangunan-bangunan dan tempat-tempat bersejarah, musik, penataan ruang, pembaruan teknologi, alam dan lingkungan.

Pada ulang tahunnya yang ke-70, didirikan Prince Claus Fund untuk kepentingan budaya dan pembangunan. Setiap tahun, Prince Clause Prize dianugerahkan kepada para pelopor yang memberikan kontribusi khusus terhadap budaya dan pembangunan di negara-negara dunia ketiga.

Jelajahi Belanda

Belanda dipenuhi dengan ikon-ikon yang terkenal di dunia.

Baca Selengkapnya